[Part 2] We Will Stay Together

Title : [Part 2] We Will Stay Together

Author : Naya ^^

Main Cast :

  • Cho Kyuhyun
  • Choi Sooyoung
  • Lee Joon
  • Shim Changmin
  • and Others

Genre :  Romance

Rating :  G

Length :  Series

“Sooyoung, terima kasih untuk cokelat panasnya. Aku tak ingin membuatmu risih akan kedatanganku. Sooyoung, tolong jangan bilang kepada siapa pun kalau aku datang ke rumahmu. Aku tidak akan berangkat konser nanti. Jangan beri jawaban apapun kepada SuJu. Aku hanya ingin sendiri. Terima kasih, Sooyoung atas semuanya.

Kyuhyun.”

Entah kenapa aku menangis, merasa bersalah, dan sepertinya perasaan cemas mulai tumbuh (?). nanti malam SNSD, Bigbang, Super Junior, F(x), Kim Hyun Joong, dan 2AM akan tampil di Music Bank. Tapi aku berpikir jika Kyuhyun tidak ada bagaimana.

***

Tiba di Studio Music Bank, aku sudah tidak berpikir kejadian pagi itu, mungkin sudah lupa.

Setelah F(x) tampil – saat itu SNSD belum tampil. Aku melihat Victoria, salah satu anggota F(x) masih menunggu tampak bingung mencari Kyuhyun. Aku mendengarkannya mengatakan sesuatu di telepon, “Kyuhyun, hubungan kita sampai disini saja.”

***

Kyuhyun POV

Setelah mendengar kata-kata yang terucap dari mulut Victoria, aku sadar bahwa ia tak sebaik yang aku kira.

“Ya tuhan, apa aku mulai menyadari bahwa cinta sejatiku bukan Victoria? Tuhan, andaikan aku bertemu seorang wanita hari ini, aku berjanji akan menjadikan dia kekasihku.” Ucap Kyuhyun berharap.

Aku menunggu di dalam mobil sport-ku. Sudah berjam-jam aku menunggu tapi, tak ada satu pun wanita yang lewat di depanku.

Aku memutuskan untuk pergi ke café untuk minum Soju sendiri. Mungkin, tanpa kusadari aku telah menghabiskan hampir dua botol Soju. Aku tak bisa berjalan, melihat wajah orang yang lewat pun aku tak bisa. Aku paksakan kakiku untuk berjalan…. Bruk!!!

Aku jatuh di depan meja para gadis yang sedang pesta minum.

“Kyuhyun?” Tanya salah satu gadis, ternyata ia adalah Sooyoung.

“Antarkan aku pulang, Sooyoung” rintihku

***

Sooyoung POV

Aku sebenarnya tidak tahu mengapa Kyuhyun muncul lagi di hadapanku, bagaimana ini bisa terjadi?.

Aku ingin mengantarkannya pulang, tapi kemana? Aku tidak tahu tempat tinggalnya.

“Kyuhyun, di mana apartemenmu?” tanyaku.

“Sooyoung, izinkan aku menginap di rumahmu.” Pintanya.

“Apa?… tapi, Kyuhyun..” jawabku belum selesai, namun sudah dipotong oleh Kyuhyun.

“Sooyoung, Yuri tidak di rumah, aku tak ingin pulang ke apartemen.” Katanya.

“Nggak, aku akan mengantarmu pulang, apartementmu di mana, Kyu?” jawabku…

***

Setelah sampai di apartement Kyuhyun, aku merangkul Kyuhyun karena ia tidak bisa berjalan sendiri. Aku menjatuhkan tubuh Kyuhyun di kasurnya dan aku berpamitan pulang.

“Kyuhyun, aku pulang.” Kataku. Tapi, tanganku di pegang erat oleh Kyuhyun.

“Sooyoung, jangan tinggalkan aku, temani aku di sini.” Pintanya.

“Kyuhyun, kau sedang mabuk.” Kataku. Tanganku ditarik oleh Kyuhyun, membuatku berada di pelukannya.

“Sooyoung, tidurlah di sini, aku tidak akan macam-macam, Sooyoung. aku mohon.” Katanya sambil memelukku erat seakan ia tak ingin melepaskanku.

Aku menyerah tanpa daya, terpaksa aku tidur dengan Kyuhyun malam itu. Seakan malam itu ada yang aneh.

Bel pintu berbunyi memecah kesunyian malam. Meski jam menunjukkan jam 12 malam, namun ada saja tamu yang datang.

“Kyuhyun, apa kau ada di rumah?” Suara seorang gadis dari luar.

“Kyuhyun, lepaskan tanganmu dari badanku. Kau dengar? Ada yang bertamu.” Pintaku.

“Dengar, jangan bergerak, diamlah. Itu Victoria, aku tak ingin berjumpa dengannya. Sudahlah, Sooyoung tidurlah.” Bisiknya.

Aku menurutinya, lalu kembali tidur meski rasanya penuh kesesakan.

Kyuhyun POV

“Tuhan, apakah wanita ini yang kau pilih untuk menjadi cinta sejatiku? Tuhan, jawab aku.” Pintaku dalam benakku sebelum aku kembali tidur saat Victoria datang, itu yang aku harapkan.

Pagi itu ternyata salju turun lebat. Saat aku akan mengantar Sooyoung pulang, aku mendengar aka nada badai pagi ini hingga sore nanti mungkin.

“Sooyoung, maafkan aku karena telah membuatmu terjebak di apartemenku.” Kataku sambil menyodorkan teh panas.

“Oooh… tidak apa-apa, Kyuhyun. Apa kau punya sayur atau daging untuk sarapan?” tanyanya padaku.

“Maaf, Sooyoung, tak mungkin aku punya persediaan sayuran, aku tidak suka sayuran, aku hanya punya daging, ikan, dan entahlah semua ada di kulkas.”

Aku merasa Sooyoung sangat manis saat ia bilang, “Ooh tidak apa-apa…”. merasa seperti ada yang membangkitkan seleraku terhadap wanita itu. Namun ia tidak mungkin menyukaiku.

Sooyoung POV

Hanya ada daging, ikan, dan lainnya. Aku bertanya dalam benakku, ‘Mengapa ada manusia yang tidak menyukai sayuran?’

“Kyuhyun, bolehkah aku memasak?” tanyaku.

“Ooh, Sooyoung, tak usah repot kita tinggal ke restoran untuk sarapan, bagaimana?” jawabnya.

“Tapi hari ini ada badai, Kyuhyun. Akan kumasakkan sarapan untuk kau juga.” Kataku sambil jalan menuju dapur. Mungkin saat inilah aku berpikir, mengapa aku menjadi seperti ini?

Ada peluang untuk melihatnya. Aku menengok ke arah Kyuhyun, ternyata ia juga memandangiku dengan senyuman, aku pun membalas senyumannya.

Sebenarnya masakanku hanya tinggal menunggu mendidih saja, namun aku tetap berdiri di dapur. Aku mencuci tangan dan membereskan dapur.

Aku terkejut karena ternyata Kyuhyun ada di sampingku, “Sooyoung, apakah sudah selesai?” tanyanya.

“Mungkin 5 menit lagi akan segera mendidih.” Jawabku sambil berjalan mendekati masakanku, Kyuhyun tiba-tiba memelukku dari belakang.

“Sooyoung, terima kasih kau telah membuatkanku makanan.” Ucapnya.

“Kyuhyun, tidak apa-apa, itu bukan hal berat.” Kataku sambil melepas dekapan tangannya yang melingkar di perutku.

Aku merasa jantungku berdebar lebih cepat dari biasanya. Bahuku di pegang oleh Kyuhyun dan ia memutarkan tubuhku sehingga aku bertatap muka dengannya.

Saat wajah Kyuhyun mendekati wajahku, “Apa kau sudah mandi?” tanyanya.

“Apa?  aku sudah mandi sebelum kau bangun.” Jawabku sambil tersenyum sinis.

“Aku kira kau belum mandi, kalau aku sudah.” Katanya sambil tersenyum manis. Saat ingin berbalik badan, tangan Kyuhyun menempel pada perutku.

“Apa yang kau lakukan, Kyuhyun?” tanyaku.Wajahnya semakin mendekati wajahku lagi, kukira ia pasti ingin membicarakan suatu hal lagi.

Kyuhyun mencium mataku sebelah kanan, “Kyuhyun,” kataku. Kyuhyun lalu mencium hindungku, “Sooyoung, maafkan aku.” Katanya.

Aku hanya terdiam, namun bibirku tersenyum manis untuknya, entah apa yang kurasakan hari itu.

Saat Kyuhyun mendekatiku, tubuhku seakan mati rasa tak bisa bergerak. Setelah mencium hidungku, tangan Kyuhyun masih melingkar di perutku.

“Kyuhyun.” Kataku.

Ia salah menafsirkan kata-kataku. Ia mendekatkan keningnya sehingga menempel pada keningku. Tubuhku semakin mati rasa tak dapat bergerak.

Bibir merah nan lembut Kyuhyun menempel pada bibirku. Seketika aku tenggelam dalam ciuman yang hangat itu. Tangan Kyuhyun yang memegang tanganku lalu meletakkan tanganku di bahunya. Hanya kami berdua di apartemen itu.

Tangan Kyuhyun melingkar di pinggangku dan memeluk tubuhku dengan erat, membuat dadaku menempel pada tubuhnya.

Aku melepaskan ciuman itu saat terdengar suara tetesan air di kompor yang ternyata dari masakanku yang telah mendidih. Kyuhyun juga melepaskan tubuhku dari pelukannya.

Aku terlihat canggung di depannya. Setelah itu, aku dan Kyuhyun makan bersama. Karena badai yang saat ini sedang terjadi, semua jadwalku dan jadwal Kyuhyun dibatalkan.

Kulihat dari apartemen, tak ada orang satupun yang terlihat di luar.

“Sooyoung, maukah kau menjadi pacarku?” ucapnya, memecah keheningan.

Sooyoung POV end.

Kyuhyun POV

“Apa?” katanya.

“Sooyoung, saat aku melihatmu tidur, melihatmu tersenyum itu membuatku menyukaimu.” Ucapku sambil mendekati Sooyoung yang berada di jendela Apartemen.

“Tapi, Kyuhyun. Kau punya Victoria dan aku tak bisa seenaknya seperti ini.” Ucapnya sambil memandangiku.

“Untuk apa aku menciummu, memelukmu, Sooyoung? mengapa aku melakukan itu bila aku masih bersama Victoria? Itu tak mungkin.”  Ucapku, aku sebenarnya ingin memeluknya dan akhirnya itu pun kulakukan.

-ToBeContinued-

Akhirnya aku bisa ngepost ni ff…. *butuh perjuangan ne.

Kuharap kalian yang baca suka ya sama ffnya, dan maaf jika ada salah kata atau kata2 yang membingungkan.

Gomawo ^o^

Iklan

25 thoughts on “[Part 2] We Will Stay Together

  1. keren chingu..

    Uda soo eon trima aja kyuppa,
    tpi kyuppa nembak soo eon bukan krna pelarian dri vic kan chingu?

    Nah lho.,
    kyuppa mwue ngelakuin apa thoe ma soo eon?
    Cuman pelukan atw..?*evil smirk*

    next part update soon,
    gomawo ^^

  2. Hello chingu….(:
    Soo sebelumnya pernah suka sama Kyu ya?
    Kyu jgn buat Soo pelampiasan dong…kalau suka bilang yang bener…
    Vic unnie jhat bnget tinggalin Kyu….tapi nggak papa udah ada gantian Soo.

  3. wah kyuyoung ciuman tp jgn sampe cuma pelampiasan kyu aja tp hrs berdasarkan cinta..ko’ lee jon sama changmin kpan muncul’a..lanjutan’a jgn lama2 ya chingu…

  4. (--〆)cemburu
    ╭(′▽‵)╭(′▽‵)╭(′▽‵)╯ GO!╭(′▽‵)╭(′▽‵)╭(′▽‵)╯ GO!╭(′▽‵)╭(′▽‵)╭(′▽‵)╯ GO!╭(′▽‵)╭(′▽‵)╭(′▽‵)╯ GO!╭(′▽‵)╭(′▽‵)╭(′▽‵)╯ GO!tp kereeeeeeeeeeeennnnnnn
    ╰( ̄▽ ̄)╭ teruskan thor

  5. Huaaa ayo kyuyoung pacaran n,n
    Aku suka n,n
    Waaa oppa cepet banget suka sma soo eonni

    Sukanya harus tulus y kyuppa

    Ceritanya seru aku suk 😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s