[Part 9] We Will Stay Together *2 of 2*

Title : [Part 9]  We Will Stay Together *1 of 2*

Author : Naya ^^

Main Cast :

  • Cho Kyuhyun
  • Choi Sooyoung
  • Lee Joon
  • Shim Changmin
  • and Others

Genre :  Romance

length : Series

***

Sooyoung POV

Yoona membantuku berjalan, “Kita akan menjadi pengiring fans yang sangat mengagumimu itu. “ Bisiknya. “Oh ya? Kapan aku bisa membuka mataku?” Tanyaku. “Saat kau menyentuh pendampingmu,” jawabnya.

Pendamping? Jadi ini aku sebagai pendamping. Tanganku merangkul tangan seseorang. Kubuka mataku perlahan-lahan saat itu juga. Suara host yang memanggil mempelai wanita datang terdengar. Mana mempelainya? Pikirku melayang.

“Nak, jalanlah pelan-pelan.” Terdengar suara, dan itu suara Appa-ku. Air mataku mulai membendung. Rasa terkejut, haru, dan senang bercampur menjadi satu.

“Jangan menangis, ini yang kau harapkan.” Bisiknya. Kuusahakan supaya air mataku tidak mengalir. Kulangkahkan kakiku di atas karpet merah yang mengiringiku. Rasa tidak menyangka masih menyelimutiku. Kulihat para tamu, yang ada terpancar senyum bahagia Appa dan Eommaku. Siwon mengacungkan jempolnya padaku. Kubalas dengan senyuman dan setetes air mata dari kelopak mataku.

Tangan dingin Kyuhyun menyambutku di depan mimbar gereja. Tak lama kemudian ucapan sumpah yang dikatakan oleh pendeta dilontarkan kepada Kyuhyun dan aku. “Saya bersedia.” Itulah yang kuucapkan setelah sesaat Kyuhyun mengucapkannya. Suara tepuk tangan dari para tamu sangat terdengar di ruangan ini.

Rasa senang yang kurasakan membuat air mataku pecah saat itu juga. Kyuhyun memasangkan cincin berlian ke jari manisku. Begitu juga aku memasangkan cincin ke jari manisnya. Kyuhyun mengecup keningku setelah selesai memakaikan cincin.

Saat sesi berfoto, aku, Kyuhyun, Eomma dan Appa tanpa kusadari Kyuhyun menciumku. Eomma, Appa, dan para tamu sangat terkejut. Kyuhyun hanya tersenyum senang. Sangat terlihat bodoh aku. Semua orang yang berada di ruangan ini bersorak-sorak atas kejadian ini. tanganku ingin sekali menjambak rambutnya dan memukul perutnya. Tapi, sekarang ia sudah menjadi suamiku. Suamiku satu-satunya dan akan menjadi milikku selamanya.

“Apa kau bahagia sekarang, Sooyoung? bukankah ini yang kau harapkan, Kyuhyun? Sooyoung, layanilah suamimu ini sebaik mungkin di malam pertama kalian.” Ucap Yoona saat selesai acara ini.

“Benar, sebagai istri layanilah dengan baik di malam pertama. Kyuhyun, jaga adikku ini baik-baik.” Ucap Siwon sambil menepuk bahu Kyuhyun.

“Baiklah, akan kujaga dia, dan tolong nasehati dia.” Seru Kyuhyun. Semua tertawa mendengar perkataan Kyuhyun. “Apa maksudmu? Apa adikku ini tidak mau melayanimu malam ini?” Ucap Siwon terkekeh.

“Oppa, sudah berhentilah tertawa.” Gumamku. “Tidak, Siwon. Dia akan melayaniku dengan baik.” Ucap Kyuhyun. “sudahlah, lihat muka Sooyoung. kasihan dia, ayo kita pulang.” tukas Yuri. Semuanya beranjak dari tempat duduknya masing-masing.

Sebelum pergi, Siwon memelukku dan berkata bahwa dia akan merindukanku. Sebenarnya ini diluar dugaan. Pesta pernikahanku tidak diketahui oleh wartawan. Pesta ini diadakan di tempat yang pokoknya tidak ada orang yang tahu.

Aku sekarang berada di apartemen Kyuhyun. Sampai di sini saat jam makan malam. Kelihatannya selama seharian ini apartemen Kyuhyun didekor ulang. Makan malam pertama bersama Kyuhyun.

“Apakah enak makanan yang kubuat?” Tanyaku. Kyuhyun hanya makan daging dan ayam saja. Dia tidak menyentuh sayur yang kubuat sedikitpun.

“Lumayan untuk makan malam pertama.” Ucap Kyuhyun.

“Aku tidak akan memasakkanmu daging ataupun ayam. Hanya sayur yang ada di meja makan “ Ucapku. Kyuhyun menghentikan suapannya. “ Apa kau ingin membunuhku soo-ya?!” Serunya.

“Aku ingin mandi, bukankah kau sudah mandi saat aku memasak tadi?” Kataku sambil berjalan menuju kamar mandi. “Ya, aku akan tidur. Rasanya aku capek sekali.” Jawabnya.

Aku merasa sedikit iba dengan Kyuhyun. Apa dia menginginkanku? Setelah mencerna kata-kata yang diucapkan teman-teman tadi, aku baru menyadarinya. Kulihat Kyuhyun sudah berada di ranjang. Memakai piyama yang dia beli waktu di Jepang.

Aku menghela napas dalam-dalam saat memasuki kamar. Kubaringkan tubuhku di samping Kyuhyun. Apa dia sudah tidur? Aku tidak bisa tidur secepat ini. ini baru jam 08.30, apa aku harus tidur sekarang?

Sebenarnya apa tugas istri bagi seorang suami? Jika itu tidak bisa kupenuhi apa suamiku akan marah? Aku merasa kasihan pada Kyuhyun karena tidak mendapatkan itu semua. Tapi, disisi lain aku belum siap untuk ini semua.

“Kyuhyun, apa kau sudah tidur?” Tanyaku.

“Belum sepenuhnya,” Ucapnya singkat. “Aku minta maaf,” Ucapku.Kyuhyun langsung memiringkan tubuhnya menghadapku.

“Apa kau tidak marah jika –“ kata-kataku terpotong. “Aku tidak ingin memaksamu, meskipun aku ingin aku akan lebih mementingkanmu, Sooyoung. bukankah kau telah mengungkapkan itu semua kemarin? Aku tidak akan pernah melakukannya padamu jika kau tidak mau, sekarang tidurlah.” Ucapnya sambil mengecup keningku dan kembali berbaring. Aku tetap merasa kasihan padanya. Air mata bersalah seketika keluar. Suara tangisanku terdengar oleh Kyuhyun. Dia memelukku sangat erat.

“Aku ingin kau bahagia denganku, Sooyoung.” bisiknya. “Aku juga ingin membahagiakanmu, Kyuhyun.” Ucapku tersedu-sedu.

“Bukan itu cara satu-satunya untuk membahagiakanku, Sooyoung. tetap tenang mengerti?” bisiknya. “Tapi, memilikiku seutuhnya adalah kebahagianmu, aku tidak ingin mengecewakanmu, Kyuhyun.” Jawabku. “Sudahlah, jangan membuat dirimu merasa bersalah. Sekarang kita tidur karena ini sudah malam.” Ucapnya.

Sudah larut malam, mungkin jam 11. Aku belum juga dapat tidur. Kubangunkan Kyuhyun yang sudah tertidur. “Kyu, bisakah kau temani aku?” ucapku.

“Ada apa, Soo-ya? Apa kau ingin sesuatu?” Ucapnya pelan. “Aku ingin kau jangan tidur, tolong temani aku.” Rintihku. “Apa kau sakit?” Ucapnya tersentak.

Kyuhyun langsung bangun dan mengecek suhu tubuhku. “Sooyoung, kenapa kau bisa demam? Biar kuambilkan kompres.” Ucapnya. Apa aku demam? Aku tidak bisa membedakan antara perasaan cemas dan gelisah, antara demam atau tidak.

Kyuhyun mengompresku dengan air es. “Maafkan aku telah membuatmu sakit, Sooyoung.” gumamnya. Kupegang tangan Kyuhyun dan kukatakan bahwa ini bukan salahnya. “Bukan kau yang harus melayaniku tapi aku yang harus melayanimu.” Bisikku. “Sudahlah, jangan bicarakan itu lagi.” Tukasnya.

Drrttt… Drrttt.. Drrrttt…

Ponsel Kyuhyun bergetar. “Sebentar, Siwon menelepon.” Ucapnya.

“Halo,” ucap Siwon. “Aku akan pergi ke Cina 4 hari. Kurasa aku harus berpamitan dengan kalian.” Ucap Siwon.

“Nee..” jawabnya.

“Apa kalian sedang –“ tanya Siwon.

“Anieyo!”

“Apakah aku boleh berbicara dengan Sooyoung?” tawarnya.

“Deomnida,”

“Soo, bab mugeosseo?” tanyanya.

“Nee, Oppa.” Jawabku. “Odika, Oppa?” lanjutku.

“Cina, apa kau baik-baik saja?”

“Moriga aphego yori nawatsemnido.” Jelasku.

“Jaga dirimu, Sooyoung. Jangan membuatku cemas. Jadi inikah alasannya kau tidak melayani Kyuhyun?” tukasnya.

“Anieyo, Oppa. Josimhaseyo, Oppa. Jongmal Gamsahamnida.” Ucapku.

“Nee, Songgongel batgirel baramnida.” Ucapnya terkekeh.

“Jeoseumnida, Oppa.” Balasku.

Kumatikan telepon dan kulihat Kyuhyun tertawa lepas. “Apa kau senang, Yeobo-ah?” ucapku menggoda.

“Kembalilah tidur.” Ucapnya. “Aku hanya ingin tidur bersamamu, Kyuhyun. Kumohon.” Tukasku. “Seolma?” ucapnya heran.

“Nee, tidurlah di dekatku, Oppa…” rintihku. Kyuhyun memindahkan mengkuknya dan tidur di sebelahku. Dia menawarkan diri untukku bersandar pada bahunya. “Soo-ah, apa kau tidak menyadari bahwa kemesraan kita lebih intim saat berpacaran, dibanding sekarang?” jelasnya.

“Kenapa tubuhmu dingin sekali, Oppa?” ucapku. “Mwo? Tidak mungkin. Aku sangat gerah, aku akan melepaskan piyamaku sebentar dan aku akan menghidupkan AC-nya.” Ucapnya.

“Apa benar itu semua, Oppa?” tanyaku saat Kyuhyun sudah kembali ke tempat semula. Astaga!!! Suamiku bertelanjang dada dan sekarang aku bersandar di bahunya. Itu sulit dipercaya. “mungkin,” ucapnya terkekeh.

Sebenarnya aku mulai bisa membiasakan diri menjadi seorang istri. Meskipun hanya baru beberapa jam. “Oppa, apa aku boleh mengecup keningmu?” gumamku. Kyuhyun langsung menatapku.

“Tidak, hanya aku yang akan menciummu malam ini.” jawabnya. Senyuman manis terpancar darinya. Mengapa aku secanggung ini? seharusnya aku lebih berani.

“Oppa, apa kau benar-benar ingin melakukannya sekarang?” tanyaku. “Mungkin jika kau mengizinkanku.” Ucapnya.

Aku sudah memikirkan ini semua. Sooyoung, ayolah ungkapkan semua. Ayo cepat. “Jika aku mengizinkan apa yang akan kau lakukan sekarang? Dan jika tidak kuizinkan?” jelasku. “Jika kau izinkan, aku tidak akan melakukannya. Dan, jika tidak, aku juga tidak akan melakukannya.” Tukasnya. “Mwo?” tanyaku.

-ToBeContinued-

Iklan

29 thoughts on “[Part 9] We Will Stay Together *2 of 2*

  1. Wahhhh mereka beneran nikahh….seru amat..XD
    Kenapa ya jawapan Kyu oppa kayak gitu, apa mungkin dia nggak mahu Soo sakit lagi…
    ditunggu kelanjutannya….fighting KyuYoung!!!!!!

  2. seneng deh kyuyoung dah nikah tp kenapa kyu bilang gitu sbner’a dia menginginkan soo ga sih…kalo bisa buat nc’a ya chingu…

    • yaa eon readers yadong ya? sama dums *eh ga cetha..
      okeh part selanjutnya bakal NC tapi.. jangan marah klo kata2nya terlalu liar karenaaa lgi pemula untuk bikin klo baca sih udah senior *ngumpet –> takut dibalang panci…

  3. Kenapa? Kalau di izinkan gak dilakukan, kalau di ijinkan gak di lakukan juga? Sebenarnya maunya kyuppa apa? Melindungi soonnie? Semoga saja…

    Ciyeee… Yg baru nikah ne yeee… #sarap

  4. Annyeonghaseyo….
    Saya reader baru disini
    Pertama kali lihat ceritanya aku langsung tertarik…
    Apalagi sama ceritanya KYUYOUNG, soalnya aku suka banget sama mereka

    Ceritanya daebak banget…aku bacanya mulai part 1
    Mian ya chingu baru coment sekarang, aku disini reader baru, jadi kalo coment dipart 1sia-sia #aku juga bingung
    Lebih baik sekaligus aja, aku comentnya
    Penasaran sama kelanjutannya
    Next part aku tunggu
    Hwaiting

  5. Nah akhirnya selse ngebut baca dari part 1 ampe part ini ^^ Dan maaf langsung komen di part ini , di part sebelumnya ga dikomen ^^
    Akhirnya KyuYoung married juga . Emosinya naik turun nih sebentar seneng sebentar sedih . Tapi bingung juga ama si Kyu , sebenernya mau ngelakuin apa engga sih ???
    Next partnya ditunggu yaaaa ^^

  6. Annyeonghaseyo….aku reader baru disini… 😀
    ceritanya benar benar daebak, aku sudah baca semua ceritanya mulai dari pertama tapi gak coment dari pertama
    pertama kali lihat ceritanya aku suka banget, ceritanya benar benar bikin aku tertarik

    Sebenarnya apa maksud kyuhyun ya???
    jadi bingung
    Next Part aku tunggu
    Hwaiting

  7. annyeong mian aku reader baru di sini.. akhirnya slesai jg bca part 1 smpe part ini, mian lgsung aja ya commentnya. dri part 1 smpe part ini masih bkin pnasaran bnget chingu,.. aku jg bngung ada apa sm yuri.. moga part slnjutnya di jlasin.
    ditunggu next partnya.
    Fighting!!!

  8. Waaa akhirnya menikah juga
    Yaiyalah soo eonni kalau diizinin atau ngak tetep ngak dilakuinkan soo eonni lagi sakit
    Nantikan bikin kyuppa khawatir

    Ceritanya seru aku suka n,n

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s