[Part 4] Give Me Love

Give Me Love [Part 4] By Winaasri

Cast : Cho Kyuhyun, Choi Sooyoung

Sub cast : Im Yoon-ah, Kwon Ji Yong and others….

Genre : Friendship, Romance, Happy

Length : Sequel – Series

*****

……………

“Sooyoung, apa kau menyukaiku?” Ucap Kyuhyun dengan nada serius.

“Mwo? Kenapa kau terlalu percaya diri?” Tukas Sooyoung tersontak kaget saat mendengar pertanyaan yang meluncur dari bibir Kyuhyun. Ia tampak kikuk dan gugup saat ini.

“Kenapa kau berbohong?” Tanya Kyuhyun dengan nada datar.

“Tidak, aku tidak berbohong!”

“Mulutmu bisa berkata lain, tapi tatapan matamu tidak bisa dielakkan, Cho Sooyoung.”

“Ya, ya terserah apa katamu,” Tukas Sooyoung. “Eh! Kenapa kau seenaknya saja mengganti nama margaku?”

“Tidak boleh? Lagipula, aku sedang berusaha membiasakan diriku untuk memanggilmu Cho Sooyoung!” Kyuhyun tersenyum licik sembari melemparkan pandangannya ke arah Sooyoung.

Sooyoung hanya terdiam dengan mulut yang sedang mencibir. Sementara isi hatinya? Sudah berjuta-juta bunga sedang berhamburan di hatinya. Sesekali Sooyoung menggigit bibir bawahnya guna menahan jeritannya yang terus mendesak keluar.

“Kyu, kurasa kau salah arah,” gumam Sooyoung ketika mengetahui jalur yang dilewati mobil Kyuhyun tidak mengarah ke pantai. “Aku ingin mengajakmu berjalan-jalan sebentar.” Jawab Kyuhyun singkat tanpa ekspresi.

“Bukannya kita sudah terlambat ke acaranya Yoon-ah?”

“Kita tidak terlambat untuk menghadiri acara Yoon-ah, tetapi aku sudah terlambat untuk mengajakmu jalan-jalan.”

“Aku masih tidak mengerti,” jawab Sooyoung dengan nada bingung sambil menatap mata Kyuhyun dengan tatapan meminta penjelasan. “Apa kau tidak membaca undangannya? Acara baru akan dimulai pukul 10 malam,”

“M-mwo? Jam 10 malam?” Pekik Sooyoung begitu keras, sampai-sampai suaranya mampu mengalahkan sebuah lagu yang sedang mengalun pelan dari radio type milik Kyuhyun. “Biasa saja kali, Soo.”

“Ya! Bagaimana tidak biasa? Ini baru jam setengah enam sore!”

“Maka dari itu, aku ingin mengajakmu jalan-jalan terlebih dahulu.” Ucap Kyuhyun dengan santainya sambil mempercepat laju mobilnya.

“Kita mau kemana?”

“Lihat saja nanti.”

****

“Kyu! kenapa mataku harus ditutup? Aku tidak bisa melihat apa-apa,” ucap Sooyoung saat Kyuhyun hendak membantunya untuk keluar dari mobil.

“Tenanglah, untuk sementara ijinkan aku untuk menjadi pengganti matamu. Aku akan selalu berada di sisimu.” Bisik Kyuhyun tepat di telinga Sooyoung. Walaupun saat ini telinga Sooyoung sedang terbalut oleh sehelai kain, tetap saja itu tidak membuat Sooyoung tidak bergidik ngeri mendengar suara Kyuhyun.

Sooyoung hanya bisa melangkahkan kakinya dengan berat hati mengikuti arah tuntunan Kyuhyun. Kyuhyun terus menggenggam telapak tangan Sooyoung dan menariknya menuju ke suatu tempat.

“Kyuhyun,” gumam Sooyoung pelan saat merasakan jalan yang sedang ia lewati mulai berbatu-batu dan sesekali kakinya merasa gatal karena terkena semak-semak belukar. Ia hanya bisa menahan rasa gatal tersebut dengan menggigit bibir bawahnya karena Kyuhyun sama sekali tidak memberi izin kepadanya untuk menggaruk kakinya yang rasa gatalnya sudah tak tertahankan

“Sabarlah, Sooyoung. Kita sudah mau sampai.” Ucap Kyuhyun yang masih terus saja menuntunnya.

Tak beberapa lama kemudian, Sooyoung menghentikan langkah kakinya karena Kyuhyun melepaskan genggaman tangannya, dan Sooyoung berasumsi kalau ia sudah sampai. “Jangan buka dulu penutup mata itu sampai aku memerintahkan,” Ucap Kyuhyun seketika saat melihat pergerakan tangan Sooyoung yang terlihat seperti ingin membuka penutup mata yang ia kenakan.

“Sekarang bukalah,”perintah Kyuhyun.

Dengan perlahan dan perasaan tidak enak yang sedang menyelimuti Sooyoung, ia mulai membuka penutup mata tersebut dan terus terpejam walaupun kain tersebut sudah tidak lagi menutupi matanya. Sooyoung masih merasa ragu untuk membuka matanya.

“Yak! Kenapa kau tidak membuka matamu? Kau bisa tertinggal sesuatu yang tak mungkin bisa kau lihat lagi!” tukas Kyuhyun saat melihat mata Sooyoung masih dalam keadaan terpejam. Dengan berat hati, Sooyoung mulai membuka matanya perlahan.

Sooyoung membelalakan matanya saat melihat pemandangan di depannya. Menakjubkan! Hanya kata-kata itu yang mampu diucapkan Sooyoung saat ini jika ia disuruh berkomentar. “Perhatikan ini!”

“CHOI SOOYOUNG !!!!! SARANGHAE!” Teriak Kyuhyun dengan lantangnya dan suara penuh kemenangan di atas tebing. Ya, saat ini Sooyoung dan Kyuhyun sedang berada di atas tebing dengan matahari yang mulai memerah dan tenggelam secara perlahan-lahan di antara dua gunung yang berada di tengah laut.

Pemandangan kali ini bernuansa merah, sinar matahari yang masih terpancar membuat air laut tersebut berubah menjadi warna merah kekuningan. Tentu saja itu bukan akhir dari segalanya, suara Kyuhyun yang lantang dan penuh kemenangan tersebut menggema di sekitarnya membuat burung-burung yang sudah bersiap-siap tertidur di sarangnya, bermunculan dari dalam hutan dan terbang hampir menutupi langit disertai kicauan-kicauan kemarahan karena telah menganggu tidur mereka. (??????) *huwahahaha author lagi ngegalau*

“CHO KYUHYUN………..” Teriak Sooyoung menjawab teriakan Kyuhyun ke arah laut lepas, ia sengaja tidak melanjutkan kata-katanya supaya Kyuhyun penasaran dibuatnya.

“Apa?” tanya Kyuhyun dengan wajah penuh harapan.

“SARANGHAE!!!!” lanjut Sooyoung, teriakannya itu membuat Sooyoung merasa lega dan terduduk lemas dengan senyum tulus yang menghiasi bibir mungilnya. Kyuhyun ikut terduduk di sebelah Sooyoung dengan pandangan yang masih menatap panorama di hadapannya saat ini yang semakin lama semakin indah.

“Kenapa kau tadi berbohong?” tanya Kyuhyun pelan, pandangannya tidak teralihkan sama sekali. “Bohong?” tanya Sooyoung tidak mengerti. Kyuhyun hanya terdiam, membiarkan Sooyoung sendiri yang akan mengetahui maksudnya. “Oh..” gumam Sooyoung pelan saat ia mulai mengerti maksud perkataan Kyuhyun. “Aku belum mempunyai keberanian untuk mengatakan hal yang sebenarnya,” ucap Sooyoung pelan dengan wajah yang mulai memerah.

Kyuhyun mengalihkan pandangannya dan menatap wajah Sooyoung yang tertunduk malu sambil mengusap pelan pipi Sooyoung yang mulai memerah dengan jari-jarinya dan menghentikannya saat pipi Sooyoung sudah tidak lagi memerah.

“Sekarang kau harus memanggilku Oppa, arraso?” tanya Kyuhyun sambil merebahkan tubuhnya di atas tanah dengan kepala yang ia letakkan di tangannya yang sengaja ia silangkan ke belakang sebagai pengganti bantal (??) dan mulai menatap ke langit yang mulai menghitam.

Apa yang harus kulakukan saat ini? Sooyoung, ini kesempatan emas bagimu dan kau harus melakukan sesuatu, pikir Sooyoung dalam hati. Dengan perlahan-lahan dan tentunya dengan keberanian, ia merebahkan tubuhnya di sebelah Kyuhyun dan meletakkan kepalanya di atas lengan Kyuhyun. ia memejamkan mata berusaha membayangkan apa yang terjadi padanya karena ulah Sooyoung yang memalukan ini.

Apa Kyuhyun akan marah? Apakah ia akan menarik lengannya supaya Sooyoung tidak lagi menyandarkan kepalanya di lengannya? Sooyoung terus berdoa dan dia tidak berhenti-hentinya memohon supaya Kyuhyun tidak melakukan semua itu kepadanya. Ternyata Kyuhyun tidak melakukan sedikit pergerakan penolakan, ia malah melepaskan salah satu lengannya yang ia tumpu ke belakang dan tanpa melepaskan sandaran kepala Sooyoung yang berada di lengannya, ia melingkarkan sebelah tangannya di atas tubuh Sooyoung dan menggenggam tangan Sooyoung yang mulai terasa dingin. (???) *kata-katanya ngeruweti yaa J tapi tau tho maksudnya? Semoga aja iya

Seketika keadaan menjadi hening.

****

“Chagi, bangun! Kau tertidur dan tidurmu begitu pulas jadi, aku tidak tega membangunkanmu.” Ucap Kyuhyun pelan sambil tersenyum melihat wajah polos Sooyoung saat tidur. Perlahan Sooyoung terbangun dan mulai membuka matanya dan tersenyum saat melihat wajah Kyuhyun yang saat ini berada di atasnya. “Jam berapa sekarang?” tanya Sooyoung, nadanya masih lemas karena ia masih belum sepenuhnya tersadar dari tidurnya.

“Jam 11” jawab Kyuhyun singkat dan membantu Sooyoung berdiri. “Mwo? Jam 11? Yoon-ah pasti akan marah padaku!” Pekik Sooyoung dengan mata yang membelalak. Buru-buru ia mulai mengenakan kembali sepatunya dan merapikan pakaiannya supaya tidak terlihat ia baru bangun dari tidurnya.

“Punya hak apa ia memarahimu? Yang berhak memarahimu hanya aku.” Ucap Kyuhyun sedikit terkekeh, membuat Sooyoung melemparkan tatapan sinis ke arah Kyuhyun. “Jangan menatapku seperti itu, sebaiknya kita bergegas kembali ke mobil,” Ucap Kyuhyun sambil meraih tangan Sooyoung dan menariknya ke mobil.

“Soo, apa aku begitu romantis?” Tanya Kyuhyun memecah keheningan dan memulai pembicaraan. “Cish, romantis apanya?” tukas Sooyoung kesal. Baru segitu saja sudah sombong, tapi kuakui itu tadi begitu romantis, sampai-sampai air mataku hendak pecah saat itu juga tapi, untunglah aku masih bisa menahannya, batin Sooyoung dalam hati.

Kyuhyun hanya membalas perkataan Sooyoung dengan sebuah senyuman sebelum akhirnya mereka menderu pergi menuju pantai.

****

“Sooyoung!!! kau terlambat! Dari mana saja kau?!” teriak seorang yeoja bernama Yoon-ah saat melihat kedatangan sahabatnya itu. “Mian, Yoon-ah! Ini semua gara-gara dia!” jawab Sooyoung dengan jari telunjuknya yang sengaja ia arahkan ke Kyuhyun. “Bagaimana, Kyu? Apa ia sudah resmi menjadi yeojachingumu?” Bisik Yoon-ah tepat di telinga Sooyoung, bukan di telinga Kyuhyun.

“Yak! Jadi itu semua itu karena ulahmu?”

“Kurasa begitu. Bagaimana? Apa kau menikmatinya?” tanya Yoon-ah dengan bangganya. “Tapi, kenapa kau bisa terlambat? Apa Kyuhyun melakukan sesuatu yang tidak semestinya kepadamu?”  Sambung Yoon-ah, kali ini suaranya seperti volume radio yang dikecilkan.

“Mwo? Kenapa kau berpikir begitu?” Pekik Sooyoung, nadanya begitu keras membuat Kyuhyun mati dibuat penasaran. “Oy! Apa yang sedang kalian bicarakan? Kalian sedang tidak membicarakan-ku kan?”

“Eh, tidak! Sebaiknya kau bergabung dengan mereka-mereka! bersenang-senanglah,” Ucap Yoon-ah sambil melambai-lambaikan tangannya ke arah Kyuhyun, berniat untuk mengusirnya.

“Oh ya! Cho Kyuhyun! Kau tidak akan lupakan?” tanya Yoon-ah lagi. Kyuhyun menghentikan langkahnya dan membalikkan badannya, “Tentu tidak.” Jawabnya singkat dan kembali melangkah pergi.

“Yoong, memangnya ada apa?” tanya Sooyoung penasaran. “Tidak, tidak apa-apa. kau masih belum cukup umur untuk mengetahuinya! Urusan orang dewasa.” Yoon-ah mengacak-acak rambut Sooyoung dengan kasar.

“Yak! Dewasa? Apa kau tidak salah? Umurku dengan umurmu saja lebih tua umurku, saeng!”

“Soo eon, sesekali-lah aku menjadi lebih tua darimu. Aku ingin merasakan rasanya menjadi orang yang lebih tua.” Sooyoung tertawa geli mendengarnya. Tidak ia sangka, Yoon-ah bisa berbicara seperti itu.

“Eh, Soo. Aku pergi dulu, ya? Aku ada sedikit urusan.” Pamit Yoon-ah dengan tangan mungilnya yang ia lambaikan ke arah Sooyoung dan berlari meninggalkannya. “Apa itu termasuk urusan orang dewasa?” Teriak Sooyoung dengan nada yang dingin. Yoon-ah hanya tersenyum.

Sooyoung menoleh ke segala arah. Kemana semua orang? Kenapa cepat sekali menghilang? Bahkan, Kyuhyun ikutan menghilang! Sooyoung melangkahkan kakinya menuju api unggun karena ia mulai merasa kedinginan dan terduduk di sebuah batang pohon yang cukup besar.

“Hai,” sapa Kyuhyun sedikit membuat kaget Sooyoung. “Dari mana saja kau?” tanya Sooyoung to the point.

“Tidak kemana-mana.” Jawab Kyuhyun singkat. Karena suasananya begitu hening dan sepi, Sooyoung hanya bisa mendengar dengan jelas demburan ombak yang terhempas di daratan dan napas Kyuhyun yang mulai memburu seperti orang kehabisan napas.

Kyuhyun melangkahkan kakinya ke arahku dan terduduk di sebelahku. “Kemana Yoon-ah, Ji Yong, dan yang lain?” tanya Sooyoung memulai pembicaraan. Kyuhyun hanya menaikkan pundaknya tanda ia tidak tahu kemana mereka pergi. Sooyoung hanya menggangguk-angguk canggung.

“Kau tampak cantik,” puji Kyuhyun lagi-lagi. “Kau sudah sering mengucapkannya.” Jawab Sooyoung singkat dengan tatapan tertuju ke arah api unggun. “Tapi aku tak pernah bosan untuk mengatakannya,” Kyuhyun menarik telapak tangan Sooyoung yang terlipat rapi di atas pangkuannya dan menggenggamnya.

Kyuhyun tersenyum saat Sooyoung mempereratkan genggaman tangannya. “Soo! Lihatlah! Ada bintang jatuh!” teriak Kyuhyun sambil menunjuk ke atas. “Mana? Oh iya, aku harus segera membuat permohonan.” Sooyoung melepaskan genggaman tangan Kyuhyun dan mulai memohon dengan mata terpejam.

Ingin rasanya Kyuhyun mencubit pipi yeojachingu-nya itu, tapi ia urungkan niat tersebut dan tak membutuhkan waktu lama, ia ikut membuat permohonan.

“Chagi, apa permohonanmu itu?” tanya Kyuhyun penasaran selesainya Sooyoung meminta permohonan. “Rahasia,” Sooyoung menjulurkan lidahnya ke arah Kyuhyun.

“Kalau aku, aku ingin kita selalu bersama dan tidak akan terpisahkan selama kita masih hidup.” Kyuhyun kembali memandang ke langit dan kembali menggenggam tangan Sooyoung.

“Apa kau akan berjanji?”

“Ya! Aku tidak akan pernah meninggalkanmu.” Terdengar suara isakan terharu yang berasal dari Sooyoung. “Kau menangis? Cengeng!” ejek Kyuhyun sambil mengusap pelan puncak kepala Sooyoung dan menarik tubuhnya ke dekapannya ketika suara tangis Sooyoung makin keras. “Ya! Berhentilah menangis, aku bisa dibunuh Yoon-ah jika ia mengetahui kau menangis,”

Sooyoung menghapus bulir-bulir kaca yang merebak di matanya dengan kedua punggung telapak tangannya. “Membunuhmu? Punya hak apa ia membunuhmu? Hanya aku yang boleh membunuhmu,” Sooyoung mulai tertawa geli walaupun suaranya masih terdengar parau.

Seseorang telah menepuk pundak Sooyoung dari belakang, membuat Sooyoung tersentak kaget dan menoleh ke belakang.

“SAENGILCHUKHA HAMNIDA!!!!!” teriak Yoon-ah, Ji Yong, dan yang lain. Sooyoung terharu melihatnya, apalagi melihat Yoon-ah datang dengan membawa sebuah kue tart dengan buah-buahan sebagai topingnya, ia tak mampu menahan air mata yang sudah merebak di kelopak mata dan membiarkannya jatuh bebas ke bawah.

“Yoon-ah, hari ini bukan ulang tahunku. Ulang tahunku masih besok.”

“Ini sudah tanggal 15 Februari, Sooyoung.” *readers, disini ceritanya Sooyoung ulang tahunnya tangal 15 februari yaa*

“…”

“Segeralah tiup lilinnya sebelum angin yang meniupnya! Dan buatlah permohonan.” Sooyoung meniup habis lilinnya yang berjumlah 23 dan memejamkan mata untuk membuat permohonan lagi. Suara tepukan tangan mulai terdengar riuh saat Sooyoung membuka matanya dan tersenyum.

“Kyuhyun,” Sooyoung memanggil Kyuhyun. Kyuhyun yang merasa dipanggil langsung melangkahkan kakinya ke arah Sooyoung dan memeluknya dari belakang, dengan tangan yang melingkar di pinggul Sooyoung dan dagu yang ia topangkan di pundak Sooyoung. “Apa chagi?” bisik Kyuhyun tepat di telinga Sooyoung.

“Apa kau masih ingin tahu akan permohonanku?” Kyuhyun mengangguk pelan.

“Sama sepertimu. Aku tidak akan membiarkan maut yang akan memisahkan kita berdua.” Ucap Sooyoung dengan lantang dan tersenyum menang.

“Kau tahu? Aku adalah seorang pemenang yang berhasil mendapatkan hati Choi Sooyoung.”

Seketika terdengar suara dehaman dan tepukan tangan yang begitu riuh. Kyuhyun melepaskan pelukannya dan membalikkan tubuh Sooyoung untuk menghadapnya dan mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Sooyoung. Tanpa disadari, Sooyoung berjinjit, menjulurkan kedua lengannya dan melingkar di leher Kyuhyun.  Ia mulai mencium Sooyoung dengan lembut dan mesra. Karena ia yang memulainya, dan ia pula yang harus mengakhirinya.

Melihat pemandangan di depan, Yoon-ah menelan ludah melihat Sooyoung begitu menggelayut mesra ke Kyuhyun. “Apa kau juga menginginkannya, Chagi?” tanya Jiyong saat melihat yeojachingunya sedang menatapi Kyuyoung sedang berciuman dengan tatapan ingin. Yoon-ah mengangguk cepat. Jiyong mulai mencium Yoon-ah dan mulai mengeluarkan desahan napas yang terdengar di sela-sela aktivitas mereka.

****

“Kyu, kau tidak pulang?” tanya Yoon-ah melihat Kyuhyun masih terduduk manis di dekat api unggun. Kyuhyun menggeleng cepat. “Kenapa?”

“Lihat saja dia! Apa aku akan meninggalkannya sendirian?” Kyuhyun menunjuk ke arah Sooyoung yang sudah tertidur pulas di atas pasir putih dengan jaket milik Kyuhyun yang dijadikan sebagai alas kepalanya. Melihat Sooyoung tertidur dengan posisi meringkuk seperti bayi, Kyuhyun mengambil selimut yang selalu ia bawa dan memakaikannya.

“Apa kau baik-baik saja kalau aku dan Jiyong pulang dulu?” tanya Yoon-ah tidak yakin. Kyuhyun mengangguk pelan dan kembali terduduk di dekat api unggun. “Chagi, aku berubah pikiran. Aku tidak mau pulang,” ucap Jiyong tiba-tiba.

“Mwo? Kenapa?” . “Aku masih ingin bersamamu lebih lama lagi,” Jiyong menyengir genit ke arah Yoon-ah dan ikutan terduduk di sebelah Kyuhyun sambil mendekatkan kedua telapak tangannya di dekat api unggun dan menggosok-gosokannya.

“Kau ini!” gerutu Yoon-ah sambil mencibir.

“Ini jam berapa?” tanya Kyuhyun memulai pembicaraan. “Jam 3 pagi,” jawab Jiyong singkat.

“Kau mau kemana?” tanya Yoon-ah melihat Kyuhyun bangkit dari duduknya dan melangkahkan kaki entah kemana. “Tidak kemana-mana. Yoon, jaga dia!” Suara Kyuhyun mulai tidak terdengar dan tubuhnya mulai tak terlihat di telan kegelapan.

****

ToBeContinued

OMO OMO OMO, kupersembahkan GML part-4 *kalo ga salah yang semakin hari semakin jelek ><…

Author lagi ngegalau loh pas buatnya, jadi ga diragukan lagi kalo yang baca jadi galau ._.v hawahahaha…. Bagaimana? Bagaimana? Jangan lupa yaa tinggalkan koment kalian… author bingung nih,,.. mau dilanjutin apa enggak? Hehehe galau berkepanjangan….

Iklan

32 thoughts on “[Part 4] Give Me Love

  1. Ow…ow…ow
    Ternyata pesta itu bkn bwt ngerayain hari jadi yoona ma ji young tpi bwt ngerayain ultahnya soo eonnn….
    Kyuppa romantis bngt sie
    I like it n pas terakhir kyuppa mau kmn tuwh???

  2. Yey. . .KYUYOUNG JADIAN. . . .

    Kyu oppa mau kmana tuh?knapa Soo unnie ditinggal? ?
    Next part’a jngan lama” ya,kalo chingu gak mau ngbuat aku mati karena penasaran(?). . .

  3. . Uwooo, evil bisa romantis jugaa. Kirain cuma bisa bkin kesel doang, wkwk~
    momentnya sumpah imut bgt, waaahaha~ itu Kyu mo kemana? U.u jgn pergi jauh2 dr Syoo *apadeh* next part ttp dtunggu.

  4. Annyeong annyeong, msh ingtkh dgn.q? kykx lpa 😦 cz q udh lamaaaaa bngt g komen, bnyk ujian n tgs T-T *mlh curhat*

    eumm bkn mksd banding2’in atw apa, tp q lbh ska yg hello baby ma we will stay together. ntah apa yg bkin q AGAK g trtrik ma yg ini <=== mian

    mian klo komen.q 'nyelekit', sekian gomawo

  5. Wahh mereka udah jadian beneran XD
    Kyu oppa ternyata romantis juga ya..hehehe
    mau kemana ya Kyu oppa….bilang tadi nggak mahu ninggalin Soo…
    ditunggu next partnya…:D

  6. Ya, kyuppa mau ke mana? Ayolah…

    Lanjut chingu!

    Soonnie kan udh tidur, kok tidur lagi! Yoonnie jadi yading… Kikikiki…. Jiyoung itu siapa chingu? Maksudnya anggota boyband ya?

  7. aigooo~ kyuppa waktu nembak soo eon so sweet banget… ckck..
    yah, itu kyuppa mau kemana? Apa jangan-jangan mau buat kejutan buat Soo eon lagi?

    next partnya ditunggu chingu.. 🙂

  8. demi apa thorrrr… ffmu DAEBAK!!!!!!!!!!!

    lanjuuuuuuuttttt dongggg ><

    kyu jgn prgi.. ak ad firasat km bakal pergi slamanya d ff ini (?) *gamau kyu mniggal d dunia nyata* #plak

    two thumbs for u thor!!!!!!!!!!!!!!!~

  9. wah, so sweet dh,,,
    walopun tdnya ak kira kyu bkal dingin lg,,,
    tyt mllh ngjak soo liat sunset,,,
    (~*o* )~
    bakal ngasi kejutan aplg nih kyu k soo??

  10. I LIKE this
    yeahhhhhhhh akhirnya kyuhyun dan sooyoung jadian
    teryata doa ku terkabul
    semoga tidak akan terpisah sampai maut memisahkan mereka
    and I say kyuhyun so romantisssssssss banget
    so KYUYONG

  11. Kyuuuu mau kemenangan kauuuuuuuu #kanceritanyaditempattebing
    ╭(′▽‵)╭(′▽‵)╭(′▽‵)╯ GO!╭(′▽‵)╭(′▽‵)╭(′▽‵)╯ GO!╭(′▽‵)╭(′▽‵)╭(′▽‵)╯ GO!lanjut Thor

  12. Huaaa kyupa udh jadian sma soo eonni n,n

    Kyuppa mau kemana tuh ?
    Mau beli kado y ? *sok tau
    :Dнë..нë:Dнëнë:Dнë..нë:D™

    Ceritanya seru author aku suka n,n

  13. kyu suka ngilang ngilang sendiri nih. kalo ditanya jawabnya “ga kemana mana”

    semoga kyuyoung tetep bersatu dan jngan berpisah. next part ditunggu yaa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s