[Part 2] Hello Baby!

Hello Baby [Part 2] By Winaasri

Cast : Cho Kyuhyun, Choi Sooyoung, and Others

Rating : General

Length : Series

Genre : Romance, Family, AU

Notes : tambah jelek saja ya (y)

****

“Ahjussi! Kami sudah mendapatkan Jung Yoogeun!” Ucap Kyuhyun sesampainya di pos utama, dengan segera, Kyuhyun menurunkan Yoogeun dari gendongannya dan memberikan Yoogeun kepada Sooyoung.

“Cepat sekali, padahal ahjussi baru saja bersenang-senang.” Cish, dia malah dengan enaknya bersenang-senang di sini, sementara aku dan Kyuhyun harus berjuang mati-matian untuk mencari Yoogeun dan sekarang? Ia malah berkata seperti itu! batin Sooyoung dalam hati dengan Yoogeun yang sudah berada dalam gendongannya dan berjalan mengikuti Kyuhyun.

“Kalian baru menemukan satu?”

“Mwo? Maksud Ahjussi? Masih ada lagi gitu?” Kyuhyun dan Sooyoung sama-sama terbengong kaget. Menjaga Yoogeun seorang saja mungkin akan membutuhkan tenaga yang ekstra apalagi dua orang anak sekaligus? Bisa-bisa semua tidak terurus.

“Hahaha, aku hanya bercanda.”

“Tidak lucu,” cibir Sooyoung pelan. “Amma jangan cemberut.” Ucap Yoogeun seketika sambil mencubit gemas pipi Sooyoung. “Kau memanggilku amma, Yoogeun? Aih, kau lucu sekali!” Dengan gemasnya, Sooyoung melemparkan tubuh Yoogeun ke atas dan menangkapnya kembali.

“Ppabo! Yoogeun bisa terjatuh kalau kau begitukan! Apalagi tubuhmu itu tidak bisa menjanjikan kau bisa menangkap Yoogeun.” Kyuhyun mengambil ahli Yoogeun dari Sooyoung dan mengusap pelan puncak kepala Sooyoung saat melihat bibirnya sedang mencemberuti Kyuhyun.

“Amma, apa ini Appa-ku?” Yoogeun menatap lekat-lekat wajah Kyuhyun, membuat Kyuhyun sedikit bergidik ngeri saat bertatapan langsung dengan mata Yoogeun yang begitu bulat dan besar. “Iya, Yoogeun. Wajahnya begitu jelek-kan? Amma saja tidak mau jika Amma dipaksa untuk menjadi istrinya.”

“Wajahnya seperti Bummy,” Yoogeun mencubit kedua pipi Kyuhyun dengan gemas, membuat Kyuhyun sedikit meringis kesakitan. “Bummy? Siapa dia, Yoogeun?” Sooyoung berusaha menahan tawanya yang ingin meledak seketika itu juga.

“Dia Bombolo, monster yang suka memakan sepatu,” Yoogeun memang baru memasuki B-2 di sebuah taman kanak-kanak dan jika dilihat dengan sekilas, ia tak ada bedanya dengan anak-anak yang lain pada umumnya. Tapi, jika kau sudah mengenalnya, ia adalah seorang anak yang sangat cerdas dan dengan gampangnya ia bisa ‘melumpuhkan’ semua orang dengan sifatnya yang sangat menggemaskan.

“Yoogeun, dia bukan monster pemakan sepatu. Tetapi, ia monster pemakan daging!”

“Sooyoung-ah! Kau jangan mengajarkan Yoogeun berbicara seperti itu! Tidak baik untuk perkembangannya.” Tegur Manager Kim yang sedari tadi memerhatikan mereka berdua. “Iya,” jawab Sooyoung singkat sambil mencibir tidak jelas.

“Bibirmu jangan kau buat seperti itu, Sooyoung. Membuatku ingin menciummu saja,” bisik Kyuhyun di telinga Sooyoung supaya Yoogeun tidak mendengarkannya. Soo, kau harus bersabar, sabarkanlah hatimu! Kau harus bersyukur pada Yoogeun, kalau bukan karena dia bisa-bisa saat ini kau tidak bisa selamat, Cho Kyuhyun, batin Sooyoung.

“Amma, wajah amma mirip sekali dengan Sooyoung ahjumma.” Omona, kenapa Yoogeun bisa berbicara seperti itu? Aku kan memang Sooyoung. “Yoogeun, Amma ini adalah Sooyoung.” Ucap Kyuhyun menjelaskan kepada Yoogeun. “Oh, jadi ini orang yang disukai Minho Appa?”

JDEERR!

Sooyoung dan Kyuhyun sama-sama tercengang mendengarnya. Minho? Dia menyukaiku? Padahal aku dan Minho Oppa sama sekali tidak dekat, pikir Sooyoung. Kyuhyun langsung membuang wajahnya dengan kasar saat mendapati Sooyoung sedang menatapnya. Dia cemburu? Baguslah.

“Benarkah? Amma juga menyukainya karena Minho Appa sangat baik kepada Amma,” Kali ini Kyuhyun tidak lagi membuang mukanya tapi ia sedang menutupi kedua telinganya dengan kedua telapak tangannya, sesekali Sooyoung mendengarkan Kyuhyun yang sedang bersenandung.

“Oh ya! Yoogeun tidak boleh rewel ya saat syuting nanti? Yoogeun kan pintar.” Bujuk Sooyoung dan melemparkan senyum yang terlukis manis dibibirnya pada Yoogeun. Yoogeun hanya mengangguk mengerti. “Anak pintar,” Kyuhyun mengusap-usap pelan puncak kepala Yoogeun.

“Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun, ajaklah Yoogeun makan siang terlebih dahulu sebelum syuting dimulai.” Ahjussi itu kembali bersenang-senang bersama Manager Kim dan beberapa staff Hello Baby. “Ahjussi! Apa ada daging?” tanya Kyuhyun. “Ada, banyak.” Jawab Manager Kim dengan singkat. Kyuhyun langsung berhamburan kesana kemari mencari daging dan meninggalkan Sooyoung dan Yoogeun yang sedang diam terpaku melihat tingkah laku Kyuhyun.

“Yoogeun mau makan apa?” tanya Sooyoung memulai pembicaraan dan menuntun Yoogeun untuk mengambil makanan. “Yoogeun mau ini?” Sooyoung memperlihatkan makanan yang ia tawarkan ke Yoogeun. Yoogeun menggeleng tanda ia tidak mau. “Lalu, kau mau makan apa?”

Yoogeun menarik tangan Sooyoung dan menunjukkan jari telunjuknya ke arah salah seorang staff Hello Baby yang sedang memakan sebuah panekuk cokelat dan cream sebagai toppingnya. “Ada apa?” tanya Kyuhyun penasaran.

“Oh! Kau mengagetkanku saja! Yoogeun ingin memakan panekuk seperti itu tapi, aku tidak tau harus membelinya di mana.” Kyuhyun langsung menarik pergelangan tangan Sooyoung dan keluar dari ruangan. “Apa yang kau lakukan? Yoogeun bagaimana?”

“Manager Kim, aku titip Yoogeun padamu sebentar saja. Aku dan Sooyoung ada sedikit urusan.” Manager Kim mengangguk setuju dan langsung mengambil ahli Yoogeun lalu menggendongnya. “Sudah beres kan, Sooyoung?” Dengan berat hati dan langkah yang tersaruk-saruk, ia mengikuti Kyuhyun ke toko makanan.

“Ini,” Kyuhyun menyodorkan kantong plastic yang berisi kue panekuk yang baru saja ia beli ke arah Sooyoung. “Kita harus segera kembali,” Kyuhyun langsung menyeret Sooyoung kembali ke pos utama.

“Amma kemana saja?” Yoogeun meminta turun dari gendongan Manager Kim dan berlari ke arah Sooyoung dan merengek meminta digendong. “Yoogeun, Amma dan Appa sudah membelikan panekuk untuk Yoogeun, Yoogeun makan ya,” Yoogeun mengangguk pelan. Sooyoung menyodorkan sekantung plastic itu ke arah Kyuhyun, dan ia berasumsi kalau Sooyoung menyuruhnya untuk menyuapi Yoogeun.

****

@Keesokan harinya – pagi hari…..

Sooyoung, Kyuhyun, dan Yoogeun diharuskan tinggal satu atap di sebuah rumah yang sudah ditentukan oleh pihak Hello Baby. Mau tak mau, mereka bertiga harus tidur di satu ranjang atau salah satu dari mereka harus tidur di sofa.

“Yoogeun, bangun. Kau bisa terlambat ke sekolah.” Ucap Kyuhyun sembari berusaha membangunkan Yoogeun. “Yoogeun.” Yoogeun merasa terganggu dengan suara Kyuhyun Appa yang telah menganggu tidurnya. Ia menendang-nendang selimut yang membungkusi tubuhnya dan mulai rewel.

“Sooyoung, Sooyoung!” panggil Kyuhyun dari dalam kamar. Ia merasa cemas karena Yoogeun tiba-tiba menjadi rewel. “Ada apa?” Sooyoung sedikit tergopoh-gopoh menuju kamar sambil membawa susu untuk Yoogeun.

“Aish, kau ini! Kau apakan dia?”

“Tidak aku apa-apakan,”

“Yoogeun, kau kan anak yang baik, jadi tidak boleh rewel. Kasihan kan Amma dan Appa?” Sooyoung menggendong Yoogeun, memberikan susu untuk Yoogeun. “Ya! Kau beri apa susu itu?” Kyuhyun merebut gelas yang berisikan susu tersebut saat melihat Yoogeun memuntahkannya kembali. “Ppabo! Kenapa susu ini tidak hangat?”

“Hehehe, Kyuhyun-ah, aku tidak tahu bagaimana cara membuat susu dengan benar. Jadi, susu itu aku beri dengan air dingin saja.”

“YAK! Kita bisa dimarahi oleh Ahjussi itu jika Yoogeun demam karena susu yang kau berikan itu! Mana kamar ini menjadi amis!” . “Cepat mandikan dia! Sebelum Ahjussi itu datang.” Sambung Kyuhyun sambil membersihkan bekas muntah Yoogeun. Sesekali Kyuhyun mengipas-ipaskan hidungnya untuk menahan isi perutnya yang terus saja mendesak keluar untuk dimuntahkan.

****

“Yoogeun makan yang banyak, ya!” ucap Sooyoung sambil menyuapi Yoogeun setelah selesai mandi dan berpakaian. “Iya, makan yang banyak supaya badan Yoogeun tidak kurus seperti Amma. Setidaknya tubuh Yoogeun harus seperti tubuh Appa yang sangat ideal.” Timpal Kyuhyun.

“Ideal apanya? Buncit begitu.” Cibir Sooyoung.

“Buncit apanya? Lihat saja –“ ucap Kyuhyun sembari membuka T-Shirt-nya untuk memamerkan perutnya yang sama sekali tidak berbentuk. Terdengar suara ketukan cepat di pintu depan. “Kyu, daripada kau memamerkan terus perutmu yang buncit itu, lebih baik kau membukakan pintu depan untuk tamu kita.” Perintah Sooyoung sedikit terkekeh.

Kyuhyun hanya mendecak kesal sambil menghentakkan kakinya dengan kasar menuju pintu depan.

“Jadwal kalian hari ini sangat padat!” pekik Ahjussi itu dengan suara yang begitu menggelegar di telinga saat pintu depan sudah terbuka. “Padat? Bukankah jadwal kami memang selalu padat?” tanya Kyuhyun dengan ke-bingu-annya.

Ahjussi itu tidak menggubris pertanyaan bodoh Kyuhyun dan langsung nyelonong masuk melihat seisi ruangan. “Kau dan Sooyoung terlalu menjaga kerapihan ya,” gumam Ahjussi itu.

“Oh, tentu saja! Siapa dulu…” Ucap Kyuhyun sedikit menyombongkan diri sendiri. Sementara Sooyoung? ia hanya bisa mencibir mendengar ucapan Kyuhyun sembari mencuci beberapa piring kotor.

“Kyu, beberapa media sedang meributkan kau dan Choi Sooyoung!” pekik Manager Kim tiba-tiba di ambang pintu depan. “Mwo? Kenapa secepat itu?” Ucap Sooyoung sedikit tercengang sembari menghentikan aktivitas mencucinya.

“Oppa! Ini semua gara-gara kau!” Sooyoung melemparkan sebuah gelas yang terbuat dari plastic ke arah Kyuhyun dan tepat mengenai puncak kepala Kyuhyun. “AUW!! Berhentilah menyiksaku! Lagipula lebih baik semua orang tahu akan hubungan kita.” Ucap Kyuhyun sambil mengusap pelan puncak kepalanya.

“Hubungan apa?” ucap Sooyoung sambil berkacak pinggang dengan mata sedikit melotot. “Suami-Istri,” jawab Kyuhyun singkat membuat seisi ruangan menjadi sedikit riuh. “OPPA!!” teriak Sooyoung.

“Sudah-sudah! Kalian ini selalu saja bertengkar! Untung saja Yoogeun sedang tidak melihat kalian, jika ia melihat kalian begini terus bisa-bisa ia meniru perbuatan kalian!” Sooyoung dan Kyuhyun hanya bisa menundukkan kepala saat diceramahi Manager Kim, sesekali mulut mereka berkomat-kamit memaki diri sendiri.

“Kau mau kemana?” tanya Manager Kim saat melihat Sooyoung sudah berpakaian rapi. “Mengantarkan Yoogeun sekolah,” jawab Sooyoung dengan polos. “Tidak perlu! Untuk 4 bulan kedepan atau lebih tepatnya selama kau masih syuting, Yoogeun akan homeschooling untuk sementara waktu. Dan kalianlah yang akan mengajarkan Yoogeun!” ucap Manager Kim panjang lebar.

“MWO?!” pekik Sooyoung dan Kyuhyun bersamaan. “Baiklah,  Aku dan Sooyoung akan mengajarkan Yoogeun. Benar begitu kan, Sooyoung?” Ucap Kyuhyun memulai pembicaraan dan melemparkan senyum dan tatapan evil ke Sooyoung. Sooyoung hanya bisa mengangguk lemah.

“Ya sudah, kalian bersiap-siaplah! Kamera akan take on sebentar lagi!”

****

“Yoogeun!!! Lihat apa yang Amma bawa!” Sooyoung berlari kecil menghampiri Yoogeun yang tengah sibuk bermain bersama Kyuhyun. “Kyu! kau jangan ajarkan Yoogeun untuk bermain alat itu! tidak baik untuk perkembangan,” Dengan kasar Sooyoung merebut PSP yang ada di genggaman Kyuhyun dan menyimpannya di sofa.

“Yak! Kau mengganggu kami saja.” Gerutu Kyuhyun dengan sebal. “Yoogeun, jangan cemberut seperti itu! Lihat, Amma membawakan surat dan surat ini dari Amma dan Appa Yoogeun.” Bujuk Sooyoung saat melihat Yoogeun sedang mencemberuti lantai.

“Benarkah?” Raut wajah Yoogeun seketika berubah menjadi bersemangat ketika mendapatkan kiriman surat dari orang tuanya. “Appa bacakan ya?” ucap Kyuhyun menawarkan diri sembari merebut kertas itu dengan kasar dari genggaman Sooyoung.

“Yoogeun, Amma dan Appa sangat merindukanmu di sini (baca : rumah)… Yoogeun baik-baik saja kan disana? Jangan lupa mengunjungi Amma dan Appa yaa…..” Kyuhyun mulai membacakan isi surat tersebut dengan keras dan kembali memberikan surat itu ke Sooyoung.

“Kenapa kau memberikan surat itu lagi padaku?” tanya Sooyoung bingung. “Kau saja yang membalasnya!” ucap Kyuhyun sedikit menahan ketawa. “Huft!”

“Amma dan Appa yang ada di sana (baca: rumah), Yoogeun di sini baik-baik saja karena Amma Sooyoung dan Appa Kyuhyun menjagaku dengan baik dan penuh kasih sayang,” ucap Sooyoung sembari menulis surat balasan untuk orang tua Yoogeun. Tiba-tiba Kyuhyun merebut surat balasan itu dan menulis sesuatu di atasnya.

“Amma Sooyoung sangat baik, pagi-pagi ia memberiku susu dingin dan rasanya tidak enak untuk ditelan. Kalau Appa Kyuhyun, ia –“ Sooyoung sudah merebut kembali surat itu sebelum Kyuhyun menyelesaikannya. Sooyoung sedikit tersenyum kecut saat melihat beberapa mata menatapnya dengan tajam karena pengakuan dari Kyuhyun.

“Kalau Appa Kyuhyun, ia selalu menggoda Amma Sooyoung dan mengajariku bermain PSPnya. Yang tersayang, Jung Yoogeun.” Selesai membuat surat balasan, Sooyoung memasukkan surat itu ke dalam amplop. Sooyoung menghela napas lega karena tidak ada lagi tatapan tajam yang tertuju padanya.

Pandangan Sooyoung secara tidak sengaja bertemu dengan pandangan Manager Kim yang sedang menatapnya, Sooyoung kembali mencibir kesal karena Manager Kim mengatakan ‘Kau harus menjelaskannya padaku nanti!’ tanpa bersuara, hanya berkomat-kamit.

“Eh, ada apa, Yoogeun?” tanya Sooyoung saat Yoogeun menarik-narik pelan bajunya. Wajah Yoogeun terlihat seperti sedang kelelahan. “Kau mau tidur? Ayo, Amma antarkan kau ke kamar.”

“Yoogeun sudah tertidur?” tanya Kyuhyun pelan saat melihat Sooyoung keluar dari kamar dan menutup pintu dengan pelan. Sooyoung hanya mengangguk pelan.

“Baiklah, syuting kita sampai di sini dulu,”

“Nee….”

****

“Sooyoung, kau kan sudah pernah mengikuti acara ini sebelumnya. Tapi, kenapa kau masih juga tidak bisa membuatkan susu?!”

“Manager Kim, yang selalu membuatkan susu itu kan Yoon-ah.” Cibir Sooyoung kesal. Bukan karena ditegur Manager Kim, tetapi karena Kyuhyun sedang menertawakannya saat ini!

“Kau ini! Bagaimana jika kau sudah mempunyai anak?” . “Siapa yang mau menjadi suamimu kelak kalau kau tidak bisa mengurus anak?” Tanya Manager Kim, Sooyoung hanya terdiam dengan pertanyaan Manager Kim, memenuhi isi kepala Sooyoung yang semakin lama semakin sesak saja. “Umm… a-ak –“ Kyuhyun langsung memotong perkataan Sooyoung, “Aku mau kok jadi suami Choi Sooyoung,”

“Manager! Jangan kau dengarkan perkataan simpanse itu!!!” pekik Sooyoung. Jijik. “Kenapa? Lagi pula kau dan Kyuhyun sangat cocok kalau menjadi pasangan suami-istri.” Kyuhyun tersenyum puas karena Manager Kim mendukungnya.

“ARRGH! Cho Kyuhyun! Kalau kau masih saja berkata seenaknya dan mengaku-ngaku kalau aku mau menjadi istrimu, saat ini juga aku akan merebut keperjakaanmu di depan Manager Kim!” Ucap Sooyoung asal.

“Chagi, huhuhu aku terharu padamu karena kau telah mengungkapkan keinginanmu yang terpendam itu…. AYO KITA LAKUKAN SEKARANG!”

“TIDAAAKKKK!!!! KAU MEMANG SUDAH GILAAAA!” Teriak Sooyoung sambil berhamburan menuju kamar dan mengunci diri untuk sementara waktu. Setidaknya selama otak Kyuhyun masih ababil.

“Chagi! Kau mau kemana?” Ucap Kyuhyun sambil mengejar Sooyoung, mengetuk pintu kamar tempat Sooyoung mengunci dirinya. “CHAGI! Kenapa kau lari? Oh aku mengerti, pasti kau mau melakukannya di kamar saja.” Ucap Kyuhyun lagi-lagi di balik pintu yang terkunci rapat.

“DIAMLAH KAU!” jawab Sooyoung sedikit berteriak.

“Sooyoung, keluarlah! Aku hanya bercanda kok. Aku tidak akan mungkin melakukannya sebelum kita menjadi suami istri.” Bujuk Kyuhyun melihat Sooyoung yang masih saja mengunci dirinya sendiri di dalam kamar.

Ceklek. Terdengar suara kunci yang terbuka. Kyuhyun langsung mengembangkan senyumnya saat Sooyoung mulai membuka pintu kamar.

“Aku tidak mau menjadi istrimu!”

“Hei! Kalian ini! aku sudah bosan melihat kalian bertengkar terus! Daripada kalian bertengkar sepeti ini, lebih baik kalian pergi membelikan sesuatu untuk Yoogeun.” Manager Kim mendorong tubuh Kyuhyun dan Sooyoung sekaligus menuju pintu depan. “Untuk apa?” tanya Sooyoung bingung.

“Besok Yoogeun akan berulang tahun….” Jawab Manager Kim singkat sambil mendorong tubuh keduanya keluar dari pintu depan dan langsung menguncinya dari dalam. “Oppa! Bagaimana dengan Yoogeun?” . “Aku akan menjaganya!!” teriak Manager Kim dari dalam.

“Kyu, kita mau kemana?”

“Toko buku. Di sana juga ada berbagai macam mainan untuk anak-anak,”

****

“Sooyoung, bagaimana dengan ini? Yoogeun pasti menyukainya.” Kyuhyun memperlihatkan sebuah mainan robot kepada Sooyoung. “Itu juga boleh,” jawab Sooyoung singkat.

TO BE CONTINUED ^O^

 

Wkwkwkwkwk…… belum apa-apa udah TBC…

Gimana? Kependekan kah? Yang bikin aja ngerasa kependekan… mau bikin lebih panjang tapi lagi kehabisan ide.

Oh ya, untuk We Will Stay Together part 10 bakal di protect karna bakal ada yadong.nya. karena author merasa yadong yang dibuatnya terlalu *laknat* kata-katanya, makanya ntar bakal di protect…

Bagi yang mau mendapatkan pass… boleh minta ke author yang kecenya ga ketulungan ini atau disini…. Tapi dengan syarat kalian harus baca dari part 1 dulu, biar tau jalan ceritanya, Okeh ^3^

Dan… kutunggu selalu comment dari kalian! GOMAWO

Iklan

41 thoughts on “[Part 2] Hello Baby!

  1. Akhirnya cerita yang aku tunggu dipublish juga 😀
    Kyu suka banget ngegodain soo, kasihan soo jadinya

    O’ya boleh gak aku minta pw we will stay together??
    Cara ngedapetin pw nya gimana?
    soalnya aku penasaran sama ceritanya…

    Buat cerita ff Hello Baby next part aku tunggu selalu
    Hwaiting

  2. @syoungsone : eon, udh aku kirim yaa di email tpi *lgi ga twitt soalnya.

    @ALL : bagi yang mau dapetin pwnya WWST bisa tanya lgsg ke saya (kirim email aja), atau langsung ke authornya sendiri (sudah saya link di kata “DISINI”
    gomawo before

  3. weaeoo..
    KyuYoung berantem mulu ._.
    Tapi itu yg buat ak suka banget sm mreka 😀
    kyuppa nakal banget godain Syoo eonni terus.
    Chingu.. Ak minta PWny.
    Krim lwat twitt iy 🙂 @diiassoobie . Makasih.

  4. ya ampun kyuppa.. ckck
    kayanya suka banget nggodain soo eon.. ckck
    kyuppa kayanya pengen banget nikah ma soo eon.. ckck

    chingu, aku minta pw we will stay together part 10 dong, aku udah baca dari part 1 kok..
    kirim lewat email bisa kan chingu? kirim ke alamat email ini aja chingu rizkimuhinda@gmail.com.. gomawo..

  5. rupanya udh dipost yah chingu part 2 ..
    seru ceritanya …
    wmang agak pendekan sih thor .. * ni readers dh mau di siram air ma author nya # plakk *
    oh iya , thor .. author ada twitter ga?
    biar aku follow ..

  6. y ampun, soo oenni pasti malu bgt sma tngkahnya kyu #digebug sparkyu#
    y ampun, kyuyoungnya bkin ngakak
    kyu jail bgt sma soo oenni 😀
    ngebet bgt jadi suami soo 😀

    next part d tnggu 🙂

  7. hahaha,
    sumpah akku ngakak ama sikap kyu d’part ini,
    kocak 😀
    tros kyuyoung moment.a jga banyak.. 🙂

    eh it kog yoogeun blg kalo minho suka ama soo?
    Seriusan tuh..

    Chingu akku minta pw we will stay together part 10 dong??
    Jebaal.,
    oa kalo bisa krm k’email akku aja ia kyunda_winda@yahoo.com 🙂

  8. wah, kyu cemburu nih sama minho haha
    kyu sama soo berantem mulu kaya anak kecil ._.

    chingu aku minta pw we will stay together yang part 10 dong
    aku jarang banget buka e-mail kalo dari DM di twitter bisa minta gak?
    oh,ya nama twitternya aku boleh tau gak?
    biar aku aja yang dm duluan, atau nama twitter ku @fharefta
    makasih 🙂

  9. wah bahaya kalo appa sma amma nya kyu a soo, bisa2 yogeun yang imuy jadi ketularan evilnya kyu ma soo.
    aduh kyu ngegoda soo mulu nih, berjuang kyu…

  10. cie kyu terus aja usaha biar soo jatuh cinta pada’a..omo soo mau ngambil keperjakaan’a kyu ya pasti’a kyu kagak nolak..lanjut chingu and aku mnta pw’a ya chingu fb ku lie cavalera

  11. @all : kayaknya author harus hiatus dulu, walaupun karena ujian juga, otak author emang bener2 lgi buntu ngeliat tugas yang alhamdulillah bejibun banyaknya. untuk passwordnya wwst itu : blue
    sebenarnya mau aku format gapek pass tpi ga sempet 😛
    gomawo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s